Keris Warisan yang Sangat Melegenda Sampai Sekarang
Keris adalah salah satu karya nenek moyang bangsa Indonesia dalam khasanah budaya tradisional. Pembuatan karya seni ini menggunakan teknik tempa yang sangat rumit. Kerumitan ini terletak pada seni tempa pamor yang indah, yang dahulu sangat tidak terjangkau oleh pemikiran awam. Ada tanggapan dari sebagian masyarakat bahwa pamor pada sebilah keris memiliki kekuatan magis, makhluk gaib dan supranatural lainnya. Karena itu dapat dipahami kenapa dari dulu hingga sekarang pun keris menjadi benda yang dikeramatkan oleh sebagian orang. Hingga memerlukan perawatan seperti harus memandikan, memberi sesajen dan sebagainya.
Pada awalnya keris memang dibuat sebagai senjata tikam. Namun, lambat laun fungsinya berubah menjadi benda seni, pengungkapan falsafah, maupun perwujudan simbol dan harapan. Keris juga di anggap pusaka, khususnya untuk masyarakat Jawa. Anggapan ini memang berakar dari kepercayaan masa lau mengenai animisme dan dinamisme, Hindu, Budha, dan bahkan nilai-nilai Islam pun harus diperhitungkan dalam memahami dunia perkerisan.
Keris Merupakan Benda Pusaka yang sangat berharga dan merupakan Benda Warisan dari Nenek Moyang kita. Seperti pada postingan kali ini saya akan membahas sebuah keris yang merupakan keris warisan dari leluhur. Nama Keris ini adalah Keris Drajat Pamenang. Mungkin kita tidak pernah mendengar nama keris ini di dalam cerita-cerita pewayanagan atau cerita di masyarakat. Jelas karena ini Keris Warisan dan memiliki energi luluhur yang sangat kuat, jadi tidak sembarangan untuk dipublikasikan.
Seputar Keris Derajat Pamenang
Keris Derajat Pamenang merupakan keris turun-temurun dari leluhur Ki Joko Sableng hingga ke tangan Ki Joko Sableng. Keris ini diwariskan kepada Ki Joko Sableng ketika usia beliau masih belia, yakni sekitar umur 18 tahun. Keris Derajat Pamenang memiliki tuah yang berguna dalam hal Jabatan dan Kekayaan. Di dalam Keris Derajat Pamenang bersemayam sosok khodam laki-laki yang mengenakan pakaian adat Jawa.atau yang sering disebut sebagai surjan. Surjan adalah baju khas Sunan Kalijaga. Keris Derajat Pamenang sangat cocok digunakan bagi Anda yang menginginkan kenaikan Jabatan dan juga memenangkan persaingan yang bersifat positif.Sejarah Perolehan Keris Derajat Pamenang
Keris Derajat Pamenang merupakan keris warisan dari leluhur Ki Joko Sableng. Sebelum sampai di tangan Ki Joko Sableng, Keris Derajat Pamenang ini dulunya dimiliki oleh kakek buyut Ki Joko Sableng. Ketika Ki Joko Sableng menginjak usia dewasa, kakek buyut Ki Joko Sableng melihat ada kemampuan linuwih dalam diri Ki Joko Sableng. Empat puluh hari menjelang wafatnya kakek buyut Ki Joko Sableng, beliau dipanggil dan diberi wejangan secara empat mata.
Kakek Ki Joko Sableng berkata, “Ngger, kakungmu iki ora suwe bakal ngadep marang Kang Maha Wikan. Mula saka iku, daktitipke marang kowe wangkingan kang dadi panilarane sesepuhmu. Reksa lan openono wangkingan iki tumekane ono wong kang mbutuhake ing sawijining dina mengko.” Kalimat tersebut jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurnag lebihnya adalah sebagai berikut : “Nak, kakek buyutmu ini tidak lama lagi akan menghadap kepada Sang Maha Mengetahui (Allah). Maka dari itu, kakek titipkan keris peninggalan leluhur ini kepadamu. Jaga dan peliharalah sampai suatu hari nanti ada orang yang membutuhkannya.”
Sejak hari itulah Keris Derajat Pamenang ini menjadi milik Ki Joko Sableng. Sejatinya kakek buyut Ki Joko Sableng juga mengatakan bahwa setelah diwariskan kepada sembilan keturunan dalam silsilah keluarga Ki Joko Sableng, maka keris ini haruslah berpindah ke pemilik lain diluar silisilah keluarga beliau. Karena menurut sang empunya keris terdahulu, pewaris ke-9 Keris Derajat Pamenang ini memiliki kemampuan linuwih yang akan menyempurnakan tuah Keris Drajat Pamenang. Sehingga setelah Keris Derajat Pamenang ini diturunkan kepadanya, maka kelak keris ini sudah harus ganti silsilah.
Dan ternyata, Ki Joko Sableng lah pewaris ke-9 itu. Pewaris ke-9 bukan berarti keturunan ke-9 dalam silsilah keluarga. Untuk menjadi ‘sang pewaris’ haruslah orang pilihan, bukan sembarang keturunan. Itulah mengapa setelah dari sang kakek buyut, keris Derajat Pamenang ini langsung jatuh ke tangan Ki Joko Sableng, tidak melalui kakek maupun ayah Ki Joko Sableng terlebih dahulu. Namun setelah Keris Derajat Pamenang ini dimiliki Ki Joko Sableng, maka bagi pemilik selanjutnya dapat mewariskan kepada siapapun yang ia inginkan. Sebab oleh Ki Joko Sableng keris ini telah disempurnakan tuahnya agar dapat diturunkan kepada siapapun yang dikehendaki tanpa menurunkan kandungan tuah di dalamnya.
Keris ini ternyata bukanlah Keris Sembarangan. Untuk melihat Detail dari Keris ini lebih lanjut, Klik saja link berikut ini. Nanti Anda akan masuk ke dalam Situs Resmi Ki Joko Sableng. Disana dijelaskan berbagai informasi mengenai Keris Drajat Pamenang ini, mulai dari sejarah, perawatan, manfaat tuah, dan lain-lain. silahkan KLIK DISINI >>>



